Hujan, mengisahkan apa yang hati kesahkan. Dan hujan itu, kembali mengantarkan pada kisah tentangmu. Hujan, mewakili sebuah babak yang bernama Jarak. Dan dalam hujan, bayangan tentangmu, tentang kepergian, tentang tempat masingmasing dimana kita berpijak menjadi nyata tergambar, dan biarlah. Ini pada akhirnya mengalir menjadi cerita, yang akhirnya terhapus bersama hilangnya air yang menggenangi jalanan.
Bukan keberadaanmu yang aku cemaskan, tetapi justru kedatanganmu yang aku gundahkan. Kepergianmu hanya berarti kesepian, tetapi entah mengapa kedatanganmu justru berarti sebuah kehilangan. Sebuah jarak
Kehilangan. Entah apa sesungguhnya arti kehilangan. Dan selalukah kehilangan menjadi begitu linier dengan kesedihan? Apakah kehilangan adalah saat tak ada lagi berhadapan dan bersentuhan? Apakah kehilangan adalah ketika tak lagi bersama?
Dan kehilangan ini lebih dari sekedar kepergian dan ketiadaan. Ini tentang keberadaan. Tak perlu wujud yang sempurna tanpa penghalang. tak perlu pertemuan sesering detak jarum jam. Hanya perlu ketakberwujudan dan kesemuan namun penuh perlindungan.
Ini bukan tentang apa yang harus dibicarakan dan diutarakan, tapi ini tentang apa yang harus diluapkan. Ini bukan tentang bagaimana bertahan dan menyerah. Tapi ini tentang bagaimana harus menangis. Dan ternyata tak pernah mudah, sekalipun menangis adalah naluriah. Rindu.
Apa artinya jauh, bila dekat saja sudah berarti jarak. Apa artinya diam, bila berbicara saja tak lagi memiliki arti. Diam dan jarak menjadi jawaban atas apa yang disebut sebagai pengharapan.
Dan hujan telah mengantarkan setiap langkah itu menuju sebuah pemberhentian. Persinggahan. Tempat bersandar setiap pedihnya rasa. Sebuah persimpangan atas sebuah pemahaman. Dan juga penerimaan.
Jarak itu tak selalu bersanding dengan kesedihan. Dia hanya menyapa namun akan berlalu. Jarak hanyalah sebuah proses untuk belajar menerima kebahagiaan, yang terkadang datang malu-malu. Ketika telah tersiapkan hati atas kehilangan akan jarak, maka bersiaplah menyambut senyuman yang mengetuk pintu. Membuka gerbang untuk sebuah kisah yang selanjutnya. Kisah yang bermula dari sebuah jarak dan kehilangan (temanjarakjauh).
Satria Imaduddin
#☺😗😄😅
#kisah
#LDRnamanya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar