Sabtu, 20 Mei 2017

Maafkan aku

Rupanya Allah punya alur cerita lain. Semua malam yang menggelikkan, seketika menjadi malam yang menyesakkan. Malam itu terus berjalan sampai berhari-hari. Dan aku tidak akan membahasnya atau mengingat-ingatnya. Yang jelas meski menyesakkan aku hanya begitu menikmatinya dalam segala hal dan semuanya telah terlewati. Sekarang cerita kembali berbeda. Malam ini aku harus kembali meminta maaf padamu, karena banyak salah yang telah ku selipkan di ruangmu. Maaf karena telah membuatmu menjadi bagian dari pejuang jarak yang tak nyaman. Sejak aku bergabung di pejuang jarak, aku hanya berusaha bersahabat dari kilo meter dan berusaha menjauh dari rindu. Tapi sering kali rindu tak tau diri; semakin sering aku mengusirnya semakin sering pula dia datang hinggapun aku terbiasa. Maaf, aku juga belum terbiasa dari menahan rindu, sampai rindu acap kali meminta jadi temanku. Maaf, atas perasaan yang salah, lebihpun sikap yang tak biasa. Dan seketika aku sadar; rindu, perasaan, sikap salah yang hadir dalam diriku telah membuka ruang terselipkan rasa kecewa dan luka luar biasa atasmu.
Maafkan aku. Aku mencintaimu😭









Tidak ada komentar:

Posting Komentar